BAHAN MASA PASKAH 2014: MENCINTAI HIDUP

Pada masa awal hidup dan karya Gereja Perdana, orang-orang percaya hanya merayakan hari Minggu sebagai peringatan kebangkitan Tuhan Yesus, dan menetapkan hari Minggu itu sebagai hari ibadah umat. Memasuki abad ke-2, Paskah mulai dirayakan dan diperingati secara khusus oleh orang-orang percaya sebagai perayaan tahunan. Secara berangsur-angsur, perayaan Paskah tahunan ini berkembang menjadi masa Paskah yang berlangsung selama 90 hari, meliputi masa persiapan selama 40 hari, puncak perayaan (hari Paskah), dan masa sukacita selama 50 hari yang berakhir pada hari Pentakosta.

LPP Sinode - atas restu Sinode GKJ dan GKI SW Jateng - membagi Masa Paskah itu menjadi 2 bagian. Pertama, Masa Paskah yang mencakup masa persiapan selama 40 hari sampai dengan puncak perayaan pada hari Paskah. Kedua, Masa Penta-kosta mencakup waktu 50 hari masa sukacita yang berakhir pada hari Pentakosta. Buku yang sampai ke tangan pembaca ini, adalah bagian pertama.

Dijiwai oleh makna Paskah yang berpusat pada pembaruan hidup umat manusia serta disemangati oleh tekad bangsa Indonesia dalam menyiapkan kepemimpinan bangsa melalui Pemilihan Umum Tahun 2014 ini, dipilih tema MENCINTAI HIDUP. Melalui tema ini, pembaca - khususnya warga GKJ dan anggota GKI - diajak untuk memandang dan menghayati kehidupan bukan dalam perspektif pandang dunia kita di Indonesia yang hedonistik, ma-terialistis, serakah, dan tak peduli pada kehidupan bersama selu-ruh bangsa. Pembaca diajak untuk memandang dan menghayati kehidupan dalam perspektif pandang Allah yang mencintai hidup, yang mewujud melalui karya sengsara, kematian, dan kebangkitan Kristus.

Dalam kesempatan yang baik ini, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang telah bersungguh-sungguh menyiapkan bahan dalam buku ini bersama kami, yaitu:

  1. Bp. Hengki Christian (Departemen Pembangunan Jemaat BPMSW GKI Jateng)
  2. Pdt. Guntur Wibisono (Departemen Pembangunan Jemaat BPMSW GKI Jateng)
  3. Pdt. Wahyu Adi Catur Basuki (Bidang PWG Bapelsin XXVI GKJ)
  4. Pdt. Erni Ratna Yunita (Bidang PWG Bapelsin XXVI GKJ)
  5. Pdt. Hadian Tan Wikara (pendeta GKI Gejayan)
  6. Pdt. Riduan Pintor Sihombing (pendeta GKI Gondomanan)
  7. Pnt. Yusak Cahya Kristanto (penatua GKI Ngupasan)
  8. Purnawan Kristanto (anggota GKI Klaten)
  9. Pdt. Yehuda Fajar K. Labeti (pendeta GKJ Wiladeg)
  10. Pdt. Anugrah Kristian (pendeta GKJ Pugeran)
  11. Pdt. Yusak Sumardiko (pendeta GKJ Paliyan Gunungkidul)
  12. Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni (pendeta GKJ Bejiharjo)
  13. Pdt. Stefanus Iwan Listyantoro (pendeta GKJ Sabda Adi Semanu)
  14. Pdt. Petrus Eko B. Setyono (pendeta GKJ Susukan)
  15. Pdt. Christiana Riyadi (pendeta GKJ Kemadang)

Juga kepada Pdt. Em. Widdwissoeli M.S., Pdt. Uri Christian Labeti, dan Sdr. Dany Brakha Putra Pranawa yang ikut serta membantu kami menerjemahkan sebagaian besar bahan Masa Paskah 2014 ini ke dalam bahasa Jawa, kami ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya.

Semoga bahan ini menolong kita semua untuk menghadirkan semangat Mencintai Hidup.

 

Yogyakarta, Desember 2013

PPP-LPP Sinode GKJ dan GKI Jateng:

  • Pdt. Darsono Eko Noegroho
  • Pdt. Wisnu Sapto Nugroho
  • Pdt. Addi Soselia Patriabara
  • Pdt. Murtini Hehanusa


Untuk mengundhuh dapat dengan klik dibawah ini:

Pengantar

Daftar Isi

Bahan Dasar

Bahan Khotbah

Bahan Liturgi

Bahan Kategorial

Bahan Persekutuan Doa

Bahan Anjuran Kegiatan


Share this :

Berita "Bahan Pembinaan Rutin" Lainnya