TATA LAKSANA GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA

BAB I PENGORGANISASIAN - Bagian Pertama: GEREJA - Pasal 1 LOGO, MARS, DAN HYMNE - Pasal 2 STATUS, NAMA, DAN KEDUDUKAN HUKUM - Pasal 3 PENDEWASAAN GEREJA - Pasal 4 WARGA GEREJA - Pasal 5 MAJELIS GEREJA - Pasal 6 PENATUA DAN DIAKEN - Pasal 7 PENDETA - Pasal 8 PEMANGGILAN PENDETA YANG BELUM BERJABATAN PENDETA - Pasal 9 PEMANGGILAN PENDETA TERHADAP PENDETA GKJ LAIN - Pasal 10 PEMANGGILAN PENDETA TERHADAP PENDETA GEREJA LAIN - Pasal 11 PENDETA KONSULEN - Pasal 12 PENDETA PELAYANAN KHUSUS - Pasal 13 FASILITAS PELAYANAN PENDETA - Pasal 14 EMERITASI PENDETA - Pasal 15 PENANGGALAN JABATAN PENDETA - Pasal 16 SIDANG MAJELIS GEREJA - Pasal 17 SIDANG MAJELIS GEREJA TERBUKA - Pasal 18 BADAN-BADAN PEMBANTU MAJELIS GEREJA - Pasal 19 ADMINISTRASI GEREJA - Pasal 20 KEKAYAAN GEREJA - Pasal 21 PERUBAHAN STATUS GEREJA - Bagian Kedua: KLASIS - Pasal 22 BERDIRINYA KLASIS - Pasal 23 SIDANG KLASIS - Pasal 24 VISITASI KLASIS - Pasal 25 BADAN PELAKSANA KLASIS (BAPELKLAS) - Pasal 26 BADAN PENGAWAS KLASIS (BAWASKLAS) - Pasal 27 ADMINISTRASI KLASIS - Pasal 28 KEKAYAAN KLASIS - Bagian Ketiga: SINODE - Pasal 29 SIDANG SINODE - Pasal 30 NAIK BANDING - Pasal 31 VISITASI SINODE - Pasal 32 BADAN PELAKSANA SINODE (BAPELSIN) - Pasal 33 BADAN PENGAWAS SINODE (BAWASIN) - Pasal 34 ADMINISTRASI SINODE - Pasal 35 KEKAYAAN SINODE

BAB II TUGAS PANGGILAN GEREJA - Bagian Pertama: PEMBERITAAN PENYELAMATAN ALLAH - Pasal 36 PELAKSANA PEMBERITAAN PENYELAMATAN ALLAH - Pasal 37 WUJUD TANGGUNG JAWAB GEREJA DAN YAYASAN DALAM PEMBERITAAN PENYELAMATAN ALLAH - Pasal 38 PELAKSANAAN PEMBERITAAN PENYELAMATAN ALLAH - Pasal 39 PELAKSANAAN BENTUK-BENTUK PEMBERITAAN PENYELAMATAN ALLAH - Pasal 40 SIKAP TERHADAP BUDAYA ATAU ADAT ISTIADAT DALAM PEMBERITAAN PENYELAMATAN ALLAH - Bagian Kedua: PEMELIHARAAN KESELAMATAN - Pasal 41 KEBAKTIAN - Pasal 42 SAKRAMEN - Pasal 43 SAKRAMEN BAPTIS - Pasal 44 SAKRAMEN BAPTIS DEWASA - Pasal 45 SAKRAMEN BAPTIS ANAK - Pasal 46 SAKRAMEN PERJAMUAN - Pasal 47 PENGAKUAN PERCAYA (SIDI) - Pasal 48 KATEKISASI - Pasal 49 PENEGUHAN PERNIKAHAN DAN PEMBERKATAN PERKAWINAN GEREJAWI - Pasal 50 PERCERAIAN - Pasal 51 PERNIKAHAN JANDA/DUDA CERAI - Pasal 52 PERKUNJUNGAN - Pasal 53 PEMBINAAN WARGA GEREJA (PWG) - Pasal 54 PELAYANAN SOSIAL EKONOMI - Pasal 55 PAMERDI - Pasal 56 PELAYANAN PENERIMAAN PERTOBATAN

BAB III HUBUNGAN DAN KERJASAMA - Pasal 57 HUBUNGAN DAN KERJASAMA GKJ DENGAN  GEREJA LAIN - Pasal 58 HUBUNGAN DAN KERJASAMA GKJ DENGAN LEMBAGA KRISTEN - Pasal 59 HUBUNGAN DAN KERJASAMA GKJ DENGAN  LEMBAGA KEMASYARAKATAN - Pasal 60 HUBUNGAN DAN KERJASAMA GKJ DENGAN  AGAMA LAIN - Pasal 61 HUBUNGAN DAN KERJASAMA GKJ DENGAN PEMERINTAH

BAB IV PENUTUP - Pasal 61 KETENTUAN PENUTUP


kirim | cetak | pdf