INFORMASI: ASURANSI KESEHATAN

Menindaklanjuti amanat sidang Sinode XXV GKJ, artikel 82, tentang "Asuransi kesehatan bagi pendeta, keluarga pendeta, dan tenaga gereja", maka kami memberitahukan beberapa hal sebagai berikut sebagaimana yang terdapat dalam pasal 5 Polis Asuransi Kesehatan Kumpulan No. 2011100092.

Pasal 5 - Pengecualian

Manfaat tidak akan dibayar untuk pelayanan-pelayanan, produk-produk atau keadaan-keadaan

berikut ini:

  1. Sakit atau cedera yang telah ada sebelumnya untuk mana Peserta Yang dipertanggungkan telah mendapat pengobatan medis, diagnosa, konsultasi, atau obat-obat resep dalam sembilan puluh (90) hari sebelum Tanggal Berlaku Kepesertaan, kecuali Peserta Yang Dipertanggungkan yang menderita sakit atau cedera tersebut telah dipertanggungkan dalam Polis ini secara terus menerus selama dua belas (12) bulan sejak Tanggal Berlaku Kepesertaan.
  2. Cedera yang timbul langsung atau tidak langsung oleh perang, diumumkan atau tidak . diumumkan.
  3. Perawatan atau pelayanan yang tidak sesuai dengan diagnosa, atau tidak dibutuhkan secara medis, atau tidak wajar secara medis, atau tidak sesuai dengan standar praktik kedokteran yang baik.
  4. Bedah atau perawatan kosmetika yang berhubungan dengan kecantikan seperti bedah plastik, kecuali bedah plastik rekonstruksi yang disebabkan oleh Kecelakaan yang I dilakukan dalam kurun waktu tiga puluh (30) hari sejak terjadinya Kecelakaan.
  5. Pemeriksaan fisik rutin dan pemeriksaan kesehatan.
  6. Penyakit menular yang berdasarkan hokum harus diasingkan dan dikarantinakan.
  7. Refraksi mata, pemakaian kaca mata, lensa kontak atau alat bantu pendengaran; gingivitis; setiap perawatan, pengobatan atau pembedahan gigi atau oral dalam bentuk apapun, kecuali perawatan yang diperlukan karena rusaknya gigi asli akibat Kecelakaan selama jangka waktu pertanggungan.
  8. Cedera yang diakibatkan gangguan kejiwaan atau mencederai diri sendiri; atau keadaan berhubungan dengan gangguan kejiwaan; perawatan istirahat atau perawatan kejiwaan (contoh: neurasthenia, anxiety state, anemia); perawatan optimum alamiah (contoh: anorexia, indigestion atau dyspepsia, Iconstipation, acne) kecanduan obat atau alkohol.
  9. Kelainan-kelainan bawaan; perawatan yang berhubungan dengan perencanaan kelahiran, sterilisasi, atau perawatan-perawatan sehubungan dengan ketidaksuburan.
  10. Segala biaya yang timbul akibat donor organ tubuh dan/atau donor darah yang dilakukan oleh Peserta Yang Dipertanggungkan, kecuali apabila Peserta Yang Dipertanggungkan adalah penerima donor organ tubuh dan/atau donor darah tersebut maka biaya tersebut akan dibayarkan berdasarkan Manfaat Rawat inap dan Pembedahan sesuai dengan batas maksimum yang menjadi hak Peserta Yang Dipertanggungkan, namun biaya yang dibayarkan tersebut tidak termasuk biaya untuk memperoleh organ tubuh dan/atau total biaya pemeriksaan pendahuluan.
  11. Perusahaan tidak akan membayar Manfaat Rawat Inap untuk keadaan atau perawatan sehubungan dengan rawat jalan, rawat gigi, kehamilan, termasuk yang berakibat melahirkan, keguguran, atau komplikasi yang timbul akibat kehamilan, kecuali secara jelas dimuat secara terpisah dalam satu ketentuan tambahan berdasarkan Polis ini.

Share this :

Berita "Berita Sinode" Lainnya